Ijazah Asma Ahli Badar

Ijazah Asma’ Ahli Badar untuk keselamatan Dunia dan Akhirat

Sebagian Faidah (Keutamaan) membaca Asma’ Ahli Badar radliyallahu ‘anhum dan Sholawat Badar:

Syeikh Asyqolani r.a. berkata: “Keponakan ku disandra oleh tentara kaum musrik (rum), mereka mau melepaskan keponakan ku bila ada tebusan harta yang banyak, tapi saya tidak mampu mengasih tebusan, kemudia saya kirimi Asma’ Ahli Badar kepada keponakan saya agar dibaca setiap pagi dan sore, setelah diamalkan alhamdulillah keponakan ku dilepaskan dari sandra.” 

Sebagian kaum berkata: “Saya memiliki anak kasihan dibunuh oleh orang dzolim, kemudian saya mohon kepada Allah SWT dengan perantara Ahli Badar, akhirnya Allah SWT membalas mati kepada orang tersebut.”

Imam Zaid bi Uqail berkata: “di Tanah Ghorb ada jalan yang berbahaya karena banyaknya binatang buas dan pencuri, perampok, sehingga setiap ada orang lewat pasti akan celaka walaupun dengan rombongan banyak orang, serta banyak harta yang hilang dan nyawa yang melayang, tiba-tiba datang seorang laki-laki bersama budaknya membawa dagangan yang banyak, laki-laki itu lisannya membaca-baca Asma’ maka ayahku(Uqoil) pun heran: Subhana Allah, sampeyan membawa dagangan banyak melewati jalan itu kok bisa selamat, padahal jalan itu sudah beberapa tahun tidak pernah dilewati karena banyaknya binatang buas, begal, rampok; lelaki itu menjawab: saya masuk jalan tadi membawa tentara yang disertai/dipimpin oleh Rasullullah SAW. Ayah ku bertanya Siapakah tentara itu? Kok ada Rasulullah. Lelaki itu menjawab: Dia lah Ahli Badar, jadi tidak takut, sebab sudah saya buktikan sendiri. Sebenarnya saya dulu asalnya seorang kepala begal kelompokku juga banyak, suatu malam saya bersama kelompok ku merampok para pedagang yang jumlahnya ada 16 dengan barang dagangan yang banyak, yang sepuluh orang sudah saya bunuh, kemudian ada satu pedagang yang bertanya kepada saya: “Hai … begal apa yang kau inginkan?, saya menjawab: dagangan ini, yang ku inginkan. Pedagang itu berkata: Kalian semua tidak akan mampu mengalahkan ku, sebab aku bersama Ahli Badar. Aku jawab: aku tidak ngerti Ahli badar. Pedagang itu mengucapkan: Allahu Akbar, kemudian pedagang itu membaca Asma’ Ahli Badar, Aku dan teman-temanku pada lari karena ada angin Lisus yang besar sekali, suara pedang begitu berselerak, tombak panah begitu berselerak, menakutkan sekali dari penglihatan ku dan pendengaran ku, juga ada suara: Lawanlah Ahli Badar ini ! kemudian saya melihat tentara-tentara yang menaiki kuda yang larinya kencang, seperti angin yang mengepung kami para begal, teman-temanku sudah banyak yang mati, kemudian saya bertaubat kepada Allah di hadapan pedagang itu, kemudian suasana menjadi aman, kemudian saya minta diajarkan Asma’ Alhi Badar, Hingga Alhamdulillah saya diberi taqwa kepada Allah, tidak berani mencuri, tidak berani merampok, tidak berani melakukan maksiat, ketika bepergian diberi keselamatan.

Sebagian Jama’ah Haji ketika akan berangkat ke Baitullah Alharam menulis Asma’ Ahli Badar di kertas kemudian diletakkan di atas pintu, tiba-tiba rumah itu didatangi perampok, ketika perampok itu sudah naik di tritis rumah, mereka pada mendengar suara gemuruh senjata hingga mereka pada lari. Malam hari yang kedua juga datang lagi perampok tadi hingga pada mendengar gemuruh suara senjata hingga mereka pada lari lagi, rampok-rampok tadi pada heran hingga berhenti merampok. Setelah Orang yang naik haji itu sudah kembali ke rumah, maka kepala rampok itu sowan dan menyampaikan: Rumah mu siapa yang yang menjaga, saya ini perampok kok tidak bisa berhasil, Si Haji itu berkata: saya ketika akan berangkat Haji menulis ayat:

وَلايَؤُدُه حِفْظُهُمَا وَهُوَالْعَلِىُّ الْعَظِيْمِ.

dan Asma’ Ahli Badar kemudian saya taruh diatas pintu rumah yang depan.

Sebagian ulama’ berkata: 
“sesunggunya kebanyakan para wali bisa hasil kewaliannya itu sebab melanggengkan membaca Asma’ Ahli Badar dan tawasul dengan mereka”.

Keterangan diatas diambil dari kitab “Rafiul Qodri fi Tawasul bi Ahli Badr radliyallahu ‘anhum karya syeikh Abdurrahman Al Azhari Asysyahiri bil Baqoni: “

Asma’ Ahli Badar ini diijazahkan bagi kaum Muslim dan Muslimat yang ingin mengamalkannya dengan syarat:

  1. Harus beriman kepada Allah SWT
  2. Harus bertaqwa kepada Allah SWT
  3. Harus taat kepada Allah SWT, Rosul-Nya dan para Pemimpin

Tata Cara Tawasul dengan Ahli Badar

  1. Suci dari 2 hadats
  2. Niat yang baik
  3. Niat taawasul dan tabaruk dengan Ahli Badar radliyallahu ‘anhum
  4. Ihlas karena Allah SWT
  5. Membaca “sayyidina” sebelum membaca nama shohabat serta diiringi do’a “radliyallahu ‘anhu” setelah nama shohabat
  6. Melanggengkan(membiasakan) setiap pagi dan sore 1x
  7. Sebelum membaca Asma’ Ahli Badar, baca hadroh terlebih dahulu

اِلَى حَضْرَةِ النَّبِىِّ الْمُصْطَفى صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ وَالِهِ وَصَحْبِه خُصُوْصًا اَهْلَ بَدْرٍ مِنَ الْمُهَاجِرِيْنَ وَ الاَنْصَارِ رَضِىَ اللهُ عَنْهُمْ وَنفَعَنَا بِعُلُوْمِهِمْ وَاَمَدَّناَ بِاَسْرَارِهِمْ وَاَعَادَ عَلَيْنَا مِنْ بَرَكَاتِهِمْ فِى الدَّارَيْنِ آمِينْ. الفاتحة ….

Ijazah dari abah guru kami : KH. Ahmad Ayub Nu’man HM.

Kami Ijazahkan Asma’ Ahli Badar kepada kaum muslimin dan muslimat dengan syarat tersebut diatas

Disarankan anda tetap minta ijazah kepada guru sekitar anda yang telah memiliki ijazah ini.

silahkan DOWNLOAD kitabnya disini

Semoga Allah SWT memberikan keselamatan kepada kita umat muslim di dunia dan di akhirat. Amin