Wednesday, 21 November 2018 - Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu dan Minggu Libur
Home » Keislaman » Syariah » Hukum Ibadah Kurban dengan Uang
Keranjang Belanja Anda
Jumlah Barang : pcs
JumlahNama BarangTotal
0Rp 0,00
keranjang anda kosong

* Klik tombol di bawah ini untuk menyelesaikan pemesanan.

Hukum Ibadah Kurban dengan Uang

5 Agustus , 2018 , Category : Keislaman, Syariah
Hukum Ibadah Kurban dengan Uang

Hukum Ibadah Kurban dengan Uang

Kurban merupakan ibadah tahunan yang dianjurkan untuk mereka yang mampu membeli hewan ternak minimal satu kambing untuk dirinya. Tetapi agama tidak memberikan batas maksimal berapa ekor hewan ternak untuk kurban satu orang. Artinya, seseorang boleh saja berkurban 5, 10, 100, 1000, atau lebih ekor hewan ternak untuk satu orang.

Lalu bagaimana dengan kurban dengan uang?

Kurban dengan uang ini bisa dipahami sebagai ibadah kurban dengan bersedekah uang seharga hewan ternak dan bisa juga dipahami sebagai ibadah kurban dengan menitipkan uang seharga hewan ternak kepada lembaga, institusi, panitia kurban, atau takmir masjid yang melayani penitipan dan penyaluran kurban.

Kalau yang dimaksud praktik kurban dengan uang ini adalah bersedekah uang seharga hewan ternak tanpa membeli dan menyembelih hewan ternak, maka ibadah kurban ini tidak sah.

Dengan kata lain, orang yang berkurban dengan praktik seperti ini tidak mendapatkan pahala atau keutamaan ibadah kurban sebagaimana yang dimaksud dalam syariat Islam. Meskipun demikian, orang yang bersangkutan hanya mendapatkan pahala atau keutamaan sedekah biasa.

Masalah ini pernah diangkat dalam forum bahtsul masail di Situbondo pada Muktamar Ke-27 NU 1984 M. Para kiai peserta forum bahtsul masail yang ketika itu dipimpin oleh KH Ali Yafie memutuskan bahwa kurban tidak boleh dengan nilai uang, tetapi dengan hewan ternak yang sifatnya ditentukan di dalam kitab-kitab fiqih.

Forum Muktamar NU di Situbondo pada 1984 M ini mengutip Kitab Riyadhul Badi’ah karya Syekh M Nawawi Al-Bantani yang kami kutip sebagai berikut:

لاَ تَصِحُّ التَّضْحِيَّةُ إِلاَّ بِاْلأَنْعَامِ وَهِيَ اْلإِبِلُ وَالْبَقَرُ اْلأَهْلِيَّةُ وَالْغَنَمُ لأَنَّهَا عِبَادَةٌ تَتَعَلَّقُ بِالْحَيَوَانِ فَاخْتُصَّتْ بِالنَّعَمِ كَالزَّكَاةِ فَلاَ يُجْزِئُ بِغَيْرِهَا

Artinya, “Kurban tidak sah kecuali dengan hewan ternak, yaitu unta, sapi, atau kerbau dan kambing. Hal ini, karena kurban itu terkait dengan hewan, maka dikhususkan dengan ternak sama seperti zakat, sehingga tidak sah selain dengan hewan ternak,” (Lihat Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani, Riyadhul Badi’ah, [Mesir, Al-Amiratus Syarafiyah: 1326 H], jilid IV, halaman 695).

Kami menyarankan mereka yang ingin melangsungkan ibadah kurban untuk memastikan integritas lembaga atau panitia kurban yang membuka penerimaan ibadah kurban melalui transfer ke rekening tertentu. Kami juga menyarankan orang yang ingin berkurban untuk mengetahui di mana hewan kurbannya dititipkan dan disembelih.

Sebaiknya orang yang berkurban mendatangi tempat penyembelihan hewan kurbannya pada hari H. Semoga Allah menerima segenap amal ibadah kurban kita tahun ini. Amiiin. Wallahu a‘lam. (Alhafiz K)

Sumber : http://www.nu.or.id

10 Ribu Jamaah Gus Muwafiq Bakal Padati Lapangan Ngabul Jepara

23 September , 2018 , Kategori : Daerah, Warta
10 Ribu Jamaah Gus Muwafiq Bakal Padati Lapangan Ngabul Jepara

Hajatan Pelantikan Ansor Ranting NU Desa Ngabul Tahunan Jepara pada Senin malam (24/09/2018) diprediksi banyak pihak akan ramai jamaah. Pasalnya, antusiasme warga Jepara atas kedatangan penceramah asal Yogyakarta, KH Ahmad Muwafiq, sangat tinggi. Pihak keamanan pun turut andil mengirimkan... baca selengkapnya

Keuntungan Orang Haji Mabrur Selain Surga

29 Agustus , 2018 , Kategori : Keislaman, Ubudiyah
Keuntungan Orang Haji Mabrur Selain Surga

Jamaah haji dengan kualitas mabrur mendapat banyak keuntungan dari Allah SWT. Salah satu keuntungan itu adalah surga-Nya. Dalam riwayat Bukhari, Rasulullah SAW menyebut surga sebagai balasan bagi jamaah haji yang menyandang predikat mabrur dari Allah SWT. الْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ... baca selengkapnya

Hukum Jual Beli Ulat, Cacing, Semut untuk Makanan Burung

9 Agustus , 2018 , Kategori : Keislaman, Syariah
Hukum Jual Beli Ulat, Cacing, Semut untuk Makanan Burung

Pernah kita mendapati seseorang melakukan jual beli ulat, cacing, atau semut untuk makanan burung? Fenomena ini jamak dijumpai di masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab atas kelangsungan hidup binatang piaraannya. Demi efisiensi, mereka yang malas atau kesulitan berburu sendiri ulat,... baca selengkapnya

Hukum Ibadah Kurban dengan Uang

5 Agustus , 2018 , Kategori : Keislaman, Syariah
Hukum Ibadah Kurban dengan Uang

Kurban merupakan ibadah tahunan yang dianjurkan untuk mereka yang mampu membeli hewan ternak minimal satu kambing untuk dirinya. Tetapi agama tidak memberikan batas maksimal berapa ekor hewan ternak untuk kurban satu orang. Artinya, seseorang boleh saja berkurban 5, 10,... baca selengkapnya

Sembilan Adab Menjadi Orang Kaya Menurut Imam Al-Ghazali

25 Juli , 2018 , Kategori : Akhlak, Kajian Tasawuf
Sembilan Adab Menjadi Orang Kaya Menurut Imam Al-Ghazali

Kekayaan, betapapun kerasnya cara kita mendapatkannya, adalah anugerah Allah. Karena anugerah, ia harus diperlakukan sesuai dengan aturan-aturan Sang Pemberi Anugerah. Orang tak bisa seenaknya berbuat dengan hartanya meskipun ia mengklaim itu hasil jerih payahnya sendiri. Sebab, setiap yang dimiliki... baca selengkapnya



SEO Powered By SEOPressor